Thursday, October 25, 2012

Ada yang lagi bingung nyari pompa galon manual yang oke? 

Well, salah satu rutinitas anak kost adalah mencari makan + minum, dan penyakit umum anak kost masa kini adalah jadwal makan yang kacau berantakan, apalagi makan pagi... Boleh dicek coba ke temen-temen yang kost, berapa banyak yang makan pagi? Pasti sedikit... Soalnya banyak anak kost yang komplit malesnya kalau pagi-pagi: males bangun pagi + males masak + males beranjak dari kamar kost buat cari makan di luar + males pesan makanan dari restoran. All-in-one!! Rasa malas > rasa lapar!!

Itu kalau makan... Bagaimana kalau minum? Menginat kebutuhan minum manusia adalah minimal 2 liter per harinya, 'kan nggak mungkin doonk, setiap kali haus kita beli jus (wuaah sehat banget kali ya badan, kalau minum jus 2 liter sehari...). Juga nggak mungkin setiap kali haus beli air minum botolan, karena selain mahal juga cepat habis, jadi harus rajin beli. Karena itu solusinya: beli air galon. Biasanya sih dijual sama tempat kost-nya. Jadi kalau habis, tinggal beli sama pengelola kost. Satu galon umumnya 19 liter air, jadi bisa dipakai minum sekitar 10 hari.

Masalahnya sekarang adalah cara minumnya. Pakai dispenser? Hmmm.. Kalau kamu wanita, nggak mungkin pakai dispenser, karena ngangkat galonnya beraaat booo... Kecuali kamu atlet angkat besi ya, hehe.. Nggak enak juga, gimana gitu, kalau kamu minta tolong sama si mas yang ngangkut galon sampai ke depan kamarmu untuk masuk ke kamar dan taruh galon itu ke atas dispenser setiap kali galon. Tapi jangankan wanita, yang cowok-cowok males juga kali yah, ngangkat-ngangkat galon ke atas dispenser (dan lagi, dispenser itu makan tempat, karena harus sediain meja untuk taruh dispensernya). Jadi solusinya, nggak lain nggak bukan, adalah pakai pompa galon. Sekedar info, ada pompa galon manual, ada juga pompa galon elektrik (belum pernah coba, tapi sounds interesting sih).

Kalau boleh cerita, di awal-awal kost dulu saya pernah pakai sebuah pompa galon, mereknya nggak inget, tapi yang jelas lumayan bikin frustasi. Mompa air kalau banyak (biasanya saya pompa ke jar minum isi 1,5 liter) bikin tangan pegel juga lhoo (serasa habis main bulu tangkis gituu, hihihi). Sudah pompa sepenuh raga, air yang keluar dikit banget. Kayaknya kalau mompa sumur masih lebih ada hasilnya deh.. :P Meskipun itung-itung olahraga, tapi kalau setiap kali tenggorokan kering airnya nggak keluar, yah, repot juga. Akhirnya kalau isi galonnya tinggal setengah (udah lebih enteng sedikit), malah sering saya angkat sendiri, terus tuang ke jar itu. Langsung penuh, nggak pake lama, cuma memang agak berat dan resiko air tumpah kemana-mana besar.

Singkat cerita, setelah mengungkapkan keluh kelas, eehh.. keluh kesah di hati, akhirnya saya dibelikan pompa yang baru. Yaayy!! Kenapa saya girang? Karena yang ini pompanya asli baguuss! Merknya: NAGAKO. Tipenya nggak tahu siih, tapi saya rekomendasi pompa ini kalau teman-teman bingung mau pakai merek apa.


Drinking Water Pump Merk Nagako
Beginilah bentuk seluruhnya. Seperti biasa, bagian biru yang atas itu tempat taruh tangan untuk memompa, kalau yang biru dan putih atas itu mau dipretelin lagi juga bisa dibuka lhoo. Tapi jangan dipretelin sampai dalam banget. Saya pernah buka sampai per-nya saya keluarin, tapi pasang laginya agak susah.

Ini juga salah satu hal yang suka dari merk NAGAKO ini. Pipanya hanya terdiri dari dua sambungan, dan bentuknya cukup ramping. Merek yang dulu saya beli, pipanya ada tiga sambungan (waktu cuci jadi lebih lama, terus waktu pasang jadi lebih ribet, karena waktu yang dua pipa disambungin, yang satu lagi 'kan nggak bisa dipegang di tangan, jadi harus ditaruh dulu. padahal si pipa habis dicuci, jadi kalau ditaruh gitu aja bisa kotor lagi) dan lebih gendut (kalau yang saya pakai sekarang, lebih nyaman dipegang tangan)

Nah, kalau yang ini udah pada tahu donkk.. ini pipa tempat airnya keluar.

Eitsss.. Abis pake, jangan lupa ditutup, biar nggak kemasukan debu. Dan juga biar ujungnya nggak kesenggol sama barang lain. 'Kan jorok kalau kena...

Eng Ing Eng.. Ini saatnya praktik! Pompa dimulai daaannn...
airnya mengalir deras! Ini dia kenapa saya suka sama pompa yang ini. Sekali pompa airnya keluar deras, dan meskipun isi air di galon tinggal sedikit, alias tingginya cuma beberapa senti, airnya masih bisa keluar dengan deras. Dibanding pompa saya yang dulu, sudah dipompa empot-empotan, airnya cuma keluar sedikit (air mengalir banyak hanya pada ketinggian air tertentu). Hanya saja jangan terlalu bersemangat (mompa cepat-cepat banget), santai aja, takutnya pipa di dalam lepas dari pompanya dan harus dipasang lagi. :)
Overall, saya suka pompa manual ini, sangat membantu hidup sehari-hari. Minum dulu aahh.. glek glek glek!!

0 comments:

Post a Comment